Last edited by mendadakzen on 2015/9/7 13:20
Halo gans, kembali lagi bersama MendadakZen, kali ini ane ingin membahas perbedaan kitkat dan marshmallow serta penjabarannya apakah penting untuk mengupdate dari lollipop ke marshmallow? Mari di simak gan...
Lucu yah iconnya.
Menurut Google, Android Marshmallow punya beberapa perbedaan, hal yang paling membuat berbeda antara lollipop dan marshmallow tentu ada pada platform gan, menurut google seperti ini:
Android platform change:
Final Permissions User Interface – Android Marshmallow mengupdate permissions user interface dan menyesuaikan dengan kebiasaan pengguna
API change:
Updates to the Fingerprint API – Kini Android sudah support Fingerprint dari OS bawaan tanpa harus menggunakan custom rom
Nah, jadi ada 2 perbedaan mendasar dari segi platform dan API, lalu selain itu ada apa lagi ya? Mari kita cek Mulai dari Interface
1. Interface
Interface antara Lollipop dan Marshmallow bisa dibilang sama, icon packs sama, hanya saja wallpaper berbeda. Drawer yang tadinya bisa digeser kanan kiri, sekarang jadi sroll kebawah, terus kalau dulu ada pilihan buat pake tema menu warna hitam, sekarang cuma jadi warna putih aja.
for Zenfone users: Nggak ngaruh, wong ASUS pake Custom Rom ZenUI, berpengaruh buat smartphone yang pake stock android OS kaya nexus atau android one
2. Posisi Menu
Karena Google melihat pengguna android sering bregantung sama RAM, kali ini Google menempatkan manajemen RAM pada posisi luar menu seperti gambar dibawah, sebenarnya sama saja kaya kita buka menu Settings>Apps>Running Apps. Bedanya yang ini ditaruh depan dan ada RAM cleaning scheduler, jadi bisa di set buat tiap berapa jam, hari atau minggu buat melegakan ram secara otomatis.
for Zenfone users: Cukup membantu, tapi ZenUI udah ada opsi one click RAM booster di drop down menu gan, jadi menurut ane lebih advanced ZenUI kecuali schedulernya gan
3. Android Pay (NFC)
Entah kenapa Google membuat Android Pay untuk fasilitas pembayaran NFC seperti Apple Pay, padaha sebelumnya Google sudah punya Google Wallet yang terintegrasi dengan Google Play Store dan bisa melakukan pembayaran deng NFC juga. Memang sih Google Wallet hanya bisa dipakai di US saja dan perangkat yang carriernya pakai Verizon. Menurut Google dikutip dari Gizmodo, Google sengaja memisahkan antara Google Wallet dan Android Pay agar keduanya berbeda, Google Wallet akan tidak mendukung NFC ke depannya dan hanya menjadi alat pembayaran peer-to-peer saja antar aplikasi yang ada di smartphone, dan Android Pay dikhususkan untuk NFC saja, tidak mendukung peer-to-peer. Ya agak nggak penting sih, mending disatuin aja kalau kata ane
For Zenfone Users : Untuk Zenfone 2 ZE551ML, jika suatu saat Google mematikan fitur NFC untuk Google Wallet dan agan sangat bergantung dengan aplikasi tersebut, mau tidak mau harus update ke Lollipop, namun jika agan pengguna NFC pay dengan aplikasi lain seperti Samsung Pay, Mastercard MyPass, Visa Paywave, dll, agan nggak perlu khawatir. Lagian Google Wallet cuma bisa di USA dan pakai Verizon, jadi pengguna Zenfone di Indo dijamin tidak ada yang menggunakan Google Wallet NFC buat pembayaran, paling pake yang peer to peer. Jangankan Google Wallet, Visa Paywave aja yang alatnya udah ada di beberapa tempat belanja high end aja hampir nggak pernah ada yang pake. Jadi menurut ane fitur ini sama sekali nggak penting. Mungkin penting jika disuatu saat Android Pay ngasih diskon 50% belanja pake Android Pay yaa.... wkwkwkwk (ngarep)
4. Fingerprint Support
Memang ada beberapa smartphone Android yang sudah support Fingerprint tanpa harus menggunakan Marshmallow, itu karena mereka mengoprek custom rom bawaan mereka seperti Samsung TouchWiz pada Samsung Galaxy S6 atau Oxygen OS pada OnePlus Two, namun kini Google membuat Fingerprint sudah termasuk di dalam Marshmallow, sehingga para pembuat smartphone tidak perlu mengoprek Cusrom mereka untuk menamba support fingerprint.
For Zenfone Users: Lini smartphone zenfone memang belum ada Fingerprintnya gan, tapi buat ane nggak masalah, karena buat ane yang penting sih fitur tap-tap to wakenya aja yang kece abis dan gampang digunakan, belom lagi fitur gesturenya gan buat open apps lebih cepet. Jadi menurut ane nggak ngaruh.
5. USB C Support
Marshmallow sudah support smartphone dengan konektor USB-C, menurut Google USB-C bisa selain bisa dimasukan bolak balik dengan atas dan bawah yang sama, USB C juga lebih cepat dan support fast charging.
For zenfone users: Nggak ngaruh juga, karena Zenfone belum pakai USB-C, tapi sudah fast charging kok gan, kalau yang ZE550ML sudah quick charging... hehehe
Kesimpulan sementara: Sebelum ada update lebih lengkap lagi mengenai Marshmallow, sementara ini rasanya tidak perlu untuk mengupdate OS Zenfone 2 ke Lollipop saat ini, kecuali nanti ada fitur baru yang sangat berguna dan kita butuh, mungkin baru ane akan ganti ke Android M. Oh iya, ASUS Zenfone 2 juga akan mendapatkan update Android M, namun tidak dalam waktu dekat gan. Jadi sabar aja kalau agan bener-bener pengen update ke M dengan ZenUI
Visa payWa
|