[Notebook/Desktop/AIO] Troubleshooting - Komputer tidak masuk Sleep atau Hibernate mode

Silakan buka instruksi yang sesuai berdasarkan sistem operasi Windows saat ini di komputer Anda:

 

Sistem operasi Windows 11 

Periksa power plan settings

  1. Ketik dan cari [Choose a power plan] di bilah pencarian Windows, lalu pilih [Open].
  2. Klik [Change plan settings] di sebelah power plan saat ini.
  3. Pada Alihkan opsi komputer ke mode Sleep, pilih pengaturan waktu untuk memenuhi kebutuhan Anda saat daya menyala On battery dan Plugged in.
  4. Klik[Change advanced power settings].
  5. Periksa hard disk turning off time yang  ”none” akan diatur ke “Never”. (Atur 0 menit secara otomatis akan berubah menjadi Never.)
    Catatan: Jika Anda mengatur hard disk Tidak pernah dimatikan, komputer tidak akan masuk secara otomatis ke Sleep atau Hibernate mode.
    Catatan: Jika pilihan daya di komputer Anda lebih sedikit, mungkin Modern Standby supported model. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang  Mengapa pada opsi daya saya melewatkan beberapa pengaturan . Silakan lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.
  6. Periksa Allow wake timers memenuhi kebutuhan Anda.
    Catatan: Pengaturan ini mencegah program membangunkan komputer Anda. Jika Anda ingin tugas terjadwal menghidupkan komputer Anda, Anda harus mengubah pengaturan ini kembali Enable.
    Catatan: Jika pilihan daya di komputer Anda lebih sedikit, mungkin komputer Anda mendukung model Modern Standby . Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang  Why Mengapa pada opsi daya saya melewatkan beberapa pengaturan . Silakan lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.
  7. Pilih [Choose what the power button does].
  8. Periksa tindakan dari When I press the power button dan When I close the lid untuk memenuhi kebutuhan Anda.
    Catatan: Untuk PC desktop dan AIO, tidak ada “When I close the lid” opsi.
  9. Jika opsi hibernate tidak tersedia sebagai default di komputer Anda, klik [Change settings that are currently unavailable].

    Check the box to Hibernate setting, lalu pilih [Save changes]. Anda akan dapat memilih Hibernate mode.

Jika masalah berlanjut, lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.

 

Lepaskan aksesori dan Update BIOS / Windows packages / drivers ke versi terbaru

Jika masalah berlanjut setelah Anda memperbarui paket/driver BIOS/Windows hingga saat ini, lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.

 

Load BIOS default

Coba reset BIOS ke pengaturan default, di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut Cara restore BIOS settings. (Untuk produk desktop, silakan lihat [Motherboard/Desktop] Cara restore BIOS settings.)

Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan pemecahan masalah berikutnya.

 

Periksa aplikasi aktivitas latar belakang

Periksa apakah ada aplikasi yang sedang berjalan atau mendownload/update, seperti Outlook sedang mengunduh email, pembaruan game, Update Windows, Microsoft Store…dll., atau software antivirus sedang scan.

Ini mungkin membuat komputer Anda tidak masuk ke mode sleep atau hibernate , dan kami sarankan Anda menunggu untuk menyelesaikan atau menutup aplikasi.

Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan pemecahan masalah berikutnya.

 

Gunakan Troubleshooting tool di Windows

  1. Ketik dan cari [Troubleshoot settings] di bilah pencarian Windows, lalu klik [Open].
  2. Pilih [Other troubleshooters].
  3. Klik [Run] pada opsi Power .
  4. Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan proses pemecahan masalah. Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan pemecahan masalah berikutnya.

 

Lakukan clean boot di Windows

Sebuah "clean boot" memulai Windows dengan set minimal driver dan program startup, sehingga Anda dapat menentukan apakah program latar belakang mengganggu permainan atau program Anda. Ini mirip dengan memulai Windows dalam Safe Mode, tetapi memberi Anda lebih banyak kontrol atas layanan dan program mana yang berjalan saat startup untuk membantu Anda mengisolasi penyebab masalah. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Cara melakukan clean boot di Windows.

  1. Ketik dan cari [System Configuration] in the Windows search bar, lalu klik [Run as administrator].
  2. Pada tab [Services] di System Configuration, centang kotak [Hide all Microsoft services], pilih [Disable all], lalu pilih [Apply].
  3. Pada tab [Startup] di System Configuration, klik [Open Task Manager].
  4. Pada tab [Startup] di Task Manager, untuk setiap Enabled startup item, pilih aplikasilalu pilih [Disable].
  5. Tutup Task Manager.
  6. Pada tab Startup di System Configuration, pilih [OK], lalu pilih [Restart].

  7. Ketika Anda me-restart komputer, itu akan berada di clean boot environment. Jika masalah Anda tidak terjadi saat komputer dalam clean boot environment, maka Anda dapat menentukan aplikasi atau layanan startup mana yang menyebabkan masalah dengan menyalakan atau mematikannya secara sistematis dan restart komputer.                                                                            Mengaktifkan satu layanan atau item startup dan mem-boot ulang setiap kali, ulangi proses ini untuk menemukan layanan atau aplikasi yang bermasalah
  8. Setelah Anda menentukan item startup atau layanan yang menyebabkan masalah, hubungi pembuat program untuk menentukan apakah masalah dapat diselesaikan, atau jalankan Windows dengan layanan tidak dicentang atau item Startup  Disabled.
    Catatan: Jika Anda perlu reset komputer untuk memulai secara normal, kosongkan kotak centang [Hide all Microsoft services], pilih [Enable all],lalu pilih [Apply]. Di Task Manager, aktifkan semua program startup yang telah Anda Nonaktifkan sebelumnya, pilih[OK] pada Startup dari tabel System Configuration, lalu pilih [Restart].

Jika masalah berlanjut, lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.

 

Restore system dari restore point

Jika masalah terjadi baru-baru ini, dan jika Anda pernah membuat restore point atau terdapat restore sistem otomatis, coba kembalikan komputer ke titik sebelum masalah mulai menyelesaikan masalah. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Cara menggunakan restore point untuk restore system.

Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan ke bab berikutnya untuk pemecahan masalah.

 

Reset system

Jika masalah berlanjut setelah semua langkah pemecahan masalah diselesaikan. Silahkan backup file pribadi Anda, kemudian reset PC kembali ke konfigurasi semula. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang:

Cara reset system dan hapus semua file pribadi saya 

Cara reset system dan simpan file pribadi saya 

 

Jika Anda masih mengalami masalah, silakan hubungi Dukungan Produk ASUS untuk bantuan tambahan.

 

 

Sistem operasi Windows 10 

Periksa power plan settings

  1. Type and search [Choose a power plan] di bilah pencarian Windows, lalu pilih [Open].
  2. Klik [Change plan settings] di sebelah power plan saat ini
  3. Pada Alihkan opsi komputer ke mode sleep, pilih pengaturan waktu untuk memenuhi kebutuhan Anda saat daya menyala di On battery dan Plugged in.
  4. Klik [Change advanced power settings].
  5. Periksa hard disk turning off time adalah ”none” akan diatur ke “Never”. (Atur 0 menit secara otomatis akan berubah menjadi Never.)
    Catatan: If you set the hard disk is Never turned off, the computer will not automatically go into Sleep or Hibernate mode.
    Catatan: Jika pilihan daya di komputer Anda lebih sedikit, mungkin komputer Anda mendukung model Modern Standby . Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Mengapa pada opsi daya saya melewatkan beberapa pengaturan . Silakan lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.
  6. Periksa Allow wake timers memenuhi kebutuhan Anda.
    Catatan: Pengaturan ini mencegah program membangunkan komputer Anda. Jika Anda ingin tugas terjadwal membangunkan komputer Anda, Anda harus mengubah pengaturan ini kembali Enable.
    Catatan: Jika pilihan daya di komputer Anda lebih sedikit, mungkin komputer Anda mendukung model Modern Standby. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Mengapa pada opsi daya saya melewatkan beberapa pengaturan Silakan lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.
  7. Pilih [Choose what the power button does].
  8. Periksa tindakan dari When I press the power button dan When I close the lid untuk memenuhi kebutuhan Anda.
    Catatan: Untuk PC desktop dan AIO, tidak ada “When I close the lid” option.
  9. Jika opsi hibernasi tidak tersedia sebagai default di komputer Anda, klik [Change settings that are currently unavailable].

    Centang kotak ke Hibernate setting, lalu pilih [Save changes]. Anda akan dapat memilih Hibernate mode.

Jika masalah berlanjut, lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.

 

Lepaskan aksesori dan Update BIOS / Windows packages / drivers ke versi terbaru

Jika masalah berlanjut setelah Anda melakukannya update BIOS/Windows packages/drivers sampai saat ini, silakan lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.

 

Load BIOS default

Coba reset BIOS ke pengaturan default, di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut Cara restore BIOS settings. (Untuk produk desktop, silakan lihat [Motherboard/Desktop] Cara restore BIOS settings.)

Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan pemecahan masalah berikutnya.

 

Periksa aplikasi aktivitas latar belakang

Periksa apakah ada aplikasi yang sedang berjalan atau mendownload/update, seperti Outlook sedang mendownload email, update game, Update Windows, Microsoft Store…dll., atau software antivirus sedang scan

Ini mungkin membuat komputer Anda tidak masuk ke mode tidur atau hibernasi, dan kami sarankan Anda menunggu untuk menyelesaikan atau menutup aplikasi.

Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan pemecahan masalah berikutnya.

 

Gunakan Troubleshooting tool di Windows

  1. Ketik dan cari [Troubleshoot settings] di bilah pencarian Windows, lalu klik [Open].
  2. Pilih [Additional troubleshooters].
  3. Klik [Run the troubleshooter] pada opsi Power .
  4. Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan proses pemecahan masalah. Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan pemecahan masalah berikutnya.

 

Lakukan clean boot di Windows

Sebuah "clean boot" memulai Windows dengan set minimal driver dan program startup, sehingga Anda dapat menentukan apakah program latar belakang mengganggu permainan atau program Anda. Ini mirip dengan memulai Windows dalam Safe Mode, tetapi memberi Anda lebih banyak kontrol atas layanan dan program mana yang berjalan saat startup untuk membantu Anda mengisolasi penyebab masalah. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Cara melakukan clean boot di Windows.

  1. Ketik dan cari [System Configuration] di bilah pencarian Windows, lalu klik [Run as administrator].
  2. Pada tab [Services] di System Configuration, centang kotak [Hide all Microsoft services], pilih [Disable all], lalu pilih [Apply].
  3. Pada tab [Startup] di System Configuration, klik [Open Task Manager].
  4. Pada tab [Startup] di Task Manager, untuk setiap Enabled startup item, pilih aplikasi⑩ lalu pilih [Disable].
  5. Tutup Task Manager.
  6. Pada tab Startup di System Configuration, pilih [OK], lalu pilih [Restart].

  7. Ketika Anda me-restart komputer, itu akan berada di clean boot environment. Jika masalah Anda tidak terjadi saat komputer dalam clean boot environment, maka Anda dapat menentukan aplikasi atau layanan startup mana yang menyebabkan masalah dengan menyalakan atau mematikannya secara sistematis dan restart komputer.                                                                                  Mengaktifkan satu layanan atau item startup dan mem-boot ulang setiap kali, ulangi proses ini untuk menemukan layanan atau aplikasi yang bermasalah
  8. Setelah Anda menentukan item startup atau layanan yang menyebabkan masalah, hubungi pembuat program untuk menentukan apakah masalah dapat diselesaikan, atau jalankan Windows dengan layanan tidak dicentang atau item Startup Dinonaktifkan.
    Catatan: Jika Anda perlu mengatur ulang komputer untuk memulai secara normal, kosongkan kotak centang [Hide all Microsoft services], pilih [Enable all], then select [Apply]. Di Task Manager, aktifkan semua program startup yang telah Anda Nonaktifkan sebelumnya, pilih [OK] pada tabel Startup dari System Configuration, lalu pilih [Restart].

Jika masalah berlanjut, lanjutkan ke pemecahan masalah berikutnya.

 

Restore the system from restore point

Jika masalah terjadi baru-baru ini, dan jika Anda pernah membuat restore point atau terdapat restore sistem otomatis, coba restore komputer ke titik sebelum masalah mulai menyelesaikan masalah. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang Cara menggunakan restore point  untuk restore system.

Jika masalah berlanjut, silakan lanjutkan ke bab berikutnya untuk pemecahan masalah.

 

Reset system

Jika masalah berlanjut setelah semua langkah pemecahan masalah diselesaikan. Silahkan backup file pribadi Anda, kemudian reset PC kembali ke konfigurasi semula. Di sini Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang:

Cara reset system dan hapus semua file pribadi saya 

Cara reset system dan simpan file pribadi saya 

 

Jika Anda masih mengalami masalah, silakan hubungi Dukungan Produk ASUS untuk bantuan tambahan.